Friday, April 25, 2014

Alat Perawatan Badan Non Listrik

Alat-alat teknis secara spesifik dikelompokkan berdasarkan
sumber energy yang dipergunakan ; yakni alat listrik dan alat
manual atau non listrik.

a. Alat Non Listrik Perawatan Badan
Alat non listrik yang digunakan untuk perawatan badan
diantaranya terdiri dari :










1) Back Brush
Back Brush berfungsi membersihkan dan menggosok bagian punggung.

2) Body Brush
Fungsi dari Body brush adalah untuk mengangkat sel-sel kulit yang mati.

3) Loofah
Loofah adalah sejenis spons dengan tekstur lebih kasar dari shower puff. Baik jika digunakan sehabis beraktifitas berat hingga kulit bersih sempurna.

 








4) Shower puff
Shower puff sangat bermanfaat pada saat membersihkan bagian belakang badan, karena alat ini dapat menjangkau daerah belakang tubuh.

5) Spons
Membersihkan tubuh dengan menggunakan spons dan dilakukan dengan lebih seksama, akan memeberikan sensasi bersih yang optimal tanpa membuat iritasi. Untuk wajah gunakan spons khusus yang teksturnya lebih halus.

6) Shower Cap
Shower cap berguna untuk menutup rambut agar terlindung dari cipratan air atau busa sabun.

7) Batu apung
Ciri yang paling menonjol dari batu apung adalah teksturnya yang kasar namun cukup lunak. Batu apung berfungsi untuk membersihkan bagian-bagian yang kasar, seperti tumit kaki, lutut dan sikut tangan.



Alat Perawatan Tangan dan Kaki Non Listrik

Alat perawatan tangan dan kaki atau sering disebut alat manikur dan pedikur, merupakan alat-alat teknis yang secara spesifik dikelompokkan berdasarkan energy yang diperguna-kan, yakni alat
listrik dan alat manual atau non listrik.

a. Alat Non Listrik Perawatan Tangan dan Kaki
 

1) Orangewood Stick
Alat untuk memberi krim, minyak atau obat pelarut pada kuku dan kulit kuku.

2) Nail File (kikir kuku)
Adalah alat untuk memberi bentuk dan melicinkan sisi kuku.

3) Cuticle Pusher (pendorong kutikula)
Alat yang digunakan untuk menekan ke belakang dan melepas kutikula

4) Tang kulit kuku atau gunting kulit kuku
Tang adalah alat yang digunakan untuk merapihkan kulit kuku.

5) Nail Brush (sikat kuku)
Adalah alat yang digunakan untuk membersihkan kuku dan ujung-ujung jari dengan bantuan air hangat yang mengandung sabun.

6) Emory Boards (kikir ampelas)
Emory boards digunakan untuk membentuk, merapih kan
dan menghaluskan kuku.

7) Nail Buffer

berfungsi untuk menggosok kuku.

8) Pinset (penjepit)
Alat kecil ini digunakan untuk mengangkat potonganpotongan kulit yang kecil khususnya di sekitar jari.

9) Nail Clipper
Nail clipper atau jepitan kuku adalah alat yang dipergunakan untuk memotong, merapikan dan
membentuk ujung-ujung kuku

Pengertian Desain

Desain berasal dari Bahasa Inggris (design) yang berarti “rancangan, rencana atau reka rupa”. Dari kata design muncullah kata desain yang berarti mencipta, memikir atau merancang. Dilihat dari
kata benda, “desain” dapat diartikan sebagai rancangan yang merupakan susunan dari garis, bentuk, ukuran, warna, tekstur dan value dari suatu benda yang dibuat berdasarkan prinsip-prinsip
desain.

Selanjutnya dilihat dari kata kerja, desain dapat diartikan sebagai proses perencanaan bentuk dengan tujuan supaya benda yang dirancang mempunyai fungsi atau berguna serta mempunyai nilai keindahan. Desain merupakan pola rancangan yang menjadi dasar pembuatan suatu benda seperti busana. Desain dihasilkan melalui pemikiran, pertimbangan, perhitungan, cita, rasa, seni serta

kegemaran orang banyak yang dituangkan di atas kertas berwujud gambar. Desain ini mudah dibaca atau di pahami maksud dan pengertiannya oleh orang lain sehingga mudah diwujudkan ke bentuk benda yang sebenarnya.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa desain merupakan bentuk rumusan dari suatu proses pemikiran, pertimbangan dan perhitungan dari desainer yang dituangkan dalam wujud gambar. Gambar tersebut merupakan pengalihan gagasan atau pola pikir konkret dari perancang kepada orang lain. Setiap busana adalah hasil pengungkapan dari sebuah proses desain.